Rabu awal bulan yang lalu siswa MAN 2 kembali mendapat kesempatan berharga, kali ini dua orang siswa MAN 2 diundang dalam dialog dengan tokoh lokal dan nasional yang di TVRI Padang, acara yang bertema tentang remaja dan permasalahannya ini di hadiri oleh walikota padang Bapak Fauzi bahar dan artis ibukota Ratna Listy. Dalam acara ini MAN 2 diwakili oleh Rahma Fitra dari kelas XI IA dan Hariantono dari XI Agama, kedunia didampingi olleh ibuk Drs. Noerhayati.SPd.
sekilas tentang PIK KRR
Sebagaimana diketahui bahwa jumlah remaja umur 10 – 19 tahun di Indonesia terdapat sekitar 43 juta atau 19,6 % dari jumlah penduduk Indonesia sebanyak 220 juta. Dan diketahui bahwa sekitar 5 % remaja pria dan 1 % remaja putri secara terbuka menyatakan bahwa mereka pernah melakukan hubungan seksual. Serta kita ketahui bersama bahwa kasus Narkotika atau obat-obat terlarang dan kasus HIV/AIDS cendrung terjadi peningkatan dikalangan Remaja.
Tiga hal penting ini (Seksualitas, HIV/AIDS, dan Napza) merupakan masalah yang sangat mengancam kehidupan remaja kita. Yang harus mendapatkan perhatian kita semua jika tidak tentu akan merusak masa depan remaja kita.
Keberadaan dan peranan PIK-KRR di lingkungan remaja sangat penting artinya dalam membantu remaja untuk mendapatkan informasi dan pelayanan konseling yang cukup dan benar tentang KRR. Untuk diketahui bahwa pelayanan PIK-KRR Semara-Ratih di Kabupaten Klungkung ini relatif sifatnya yang perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan statusnya sehingga mampu berpartisipasi dalam membangun generasi yang tangguh, dan mewujudkan tegar remaja. Yang dimaksud dengan tegar remaja adalah remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari resiko Seksualitas, HIV/AIDS, Narkoba serta menunda usia pernikahan dan bercita-cita mewujudkan keluarga kecil berkualitas, sehingga menjadi contoh, model, idola dan sumber informasi bagi teman sebayanya.
Tujuan dari PIK-KRR adalah untuk memberikan informasi KRR, ketrampilan kecakapan hidup (life-skills), pelayanan konseling dan rujukan KRR serta mengembangkan kegiatan-kegiatan lain yang khas dan sesuai minat dan kebutuhan remaja untuk mewujudkan Tegar Remaja dalam rangka tercapainya Keluarga Berkualitas.
Untuk mencapai visi yang ditetapkan yaitu ”Seluruh Keluarga Ikut KB” serta misi yang ditetapkan ”Mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera”. Untuk mencapai semua itu BKKBN juga telah merumuskan strategi dasar serta sasaran tersebut berkaitan erat dengan program kesehatan Reproduksi remaja, yaitu setiap kecamatan memiliki Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR) yang aktif.
Oleh karena itu kita harus mau mendengar, mau melihat bagaimana masing-masing daerah dalam upaya pengembangkan PIK-KRR di wilayah masing-masing yang dapat dikembangkan pada daerah masing-masing.
(najib, bandung 24 Agustus 2009)





